Pipa bawah tanah yang digunakan untuk distribusi air minum, minyak, gas, maupun limbah industri sangat rentan terhadap korosi.
Faktor seperti kelembapan tanah, kandungan garam, pH tanah, hingga arus listrik liar dapat mempercepat proses oksidasi pada logam.
Jika tidak ditangani dengan tepat, korosi dapat menyebabkan kebocoran, gangguan operasional, bahkan pencemaran lingkungan.
Dalam jaringan pipa energi berskala besar, risiko ini dapat berdampak pada keselamatan publik dan kerugian finansial yang signifikan.
Prinsip Dasar Proteksi Katodik
Proteksi katodik adalah metode pengendalian korosi dengan mengubah sifat elektrokimia logam yang dilindungi.
Caranya adalah menjadikan pipa sebagai katoda dalam sistem elektrokimia sehingga tidak mengalami reaksi oksidasi.
Metode ini telah lama digunakan dalam industri minyak dan gas serta diakui secara internasional oleh lembaga seperti NACE International yang kini menjadi bagian dari AMPP (Association for Materials Protection and Performance).
Metode Utama Proteksi Katodik
1. Sistem Anoda Korban (Sacrificial Anode)
Pada metode ini, logam yang lebih reaktif seperti magnesium, aluminium, atau seng dipasang dan dibiarkan terkorosi terlebih dahulu untuk melindungi pipa utama.
Keunggulan:
•Instalasi sederhana
•Tidak membutuhkan listrik eksternal
•Cocok untuk jaringan pipa skala kecil
Kekurangan:
•Anoda harus diganti secara berkala
•Kurang efektif untuk jaringan pipa sangat panjang
2. Impressed Current Cathodic Protection (ICCP)
Sistem ini menggunakan sumber arus listrik eksternal untuk memberikan perlindungan secara terkendali. Arus dialirkan melalui anoda inert ke struktur pipa.
Keunggulan:
•Efektif untuk jaringan panjang dan kompleks
•Tingkat perlindungan dapat diatur
•Umur sistem lebih panjang
Kekurangan:
•Membutuhkan listrik dan pemantauan rutin
•Biaya instalasi lebih tinggi
Peran Coating dalam Sistem Proteksi
Proteksi katodik biasanya dikombinasikan dengan lapisan pelindung (coating) pada permukaan pipa. Coating berfungsi mengurangi kontak langsung logam dengan tanah, sehingga sistem proteksi katodik bekerja lebih efisien.
Kombinasi coating dan proteksi katodik merupakan pendekatan terbaik dalam perlindungan jangka panjang infrastruktur bawah tanah.
Monitoring dan Evaluasi Berkala
Sistem proteksi katodik harus dimonitor secara berkala untuk memastikan potensial listrik berada dalam rentang perlindungan yang sesuai standar.
Pengukuran dilakukan melalui test point dan alat ukur tegangan khusus. Tanpa pemantauan rutin, efektivitas sistem dapat menurun dan risiko korosi kembali meningkat.
Manfaat Jangka Panjang bagi Infrastruktur
Implementasi proteksi katodik memberikan berbagai keuntungan, antara lain:
1.Memperpanjang umur teknis pipa
2.Mengurangi biaya pemeliharaan dan penggantian
3.Meningkatkan keselamatan operasional
4.Mencegah kerugian akibat kebocoran dan pencemaran
Dalam proyek jaringan pipa strategis, sistem ini bahkan menjadi persyaratan standar keselamatan dan kepatuhan teknis.